Minggu, 03 Oktober 2010

Penjurusan IPA dan IPS (tugas Eksposisi II)

Siswa-siswi SMA biasanya identik dengan penjurusan pelajaran IPA dan IPS. Penilaian penjurusan pelajaran tersebut dimulai pada saat siswa berada di kelas 10 (1 SMA), dan mulai di kelompokkan pada saat kelas 11 (2 SMA).

Penjurusan ini tentu saja awalnya menjadi beban para siswa SMA. Bagaimana tidak, seorang siswa yang ingin masuk jurusan IPA, pada pelajaran matematika, bahasa inggris, biologi, kimia, dan fisika harus dikuasai dan nilai harus diatas standar. Dan begitu pula apabila ingin masuk jurusan IPS, harus menguasai ppkn, sejarah, sosiologi, ekonomi, geografi, akutansi, bahasa inggris, dan matematika.

Namun hal ini juga memberikan siswa keuntungan, karena hal ini dapat menjadi bekal siswa untuk pemilihan
jurusan di universitas. untuk jurusan IPA siswa biasanya memilih jurusan Biologi, ilmu kedokteran, teknik, dll.
Untuk jurusan IPS biasanya siswa akan mengambil jurusan seperti fakultas ekonomi, akutansi, hubungan internasional, dan ilmu-ilmu sosial lainnya. 

Namun banyak pendapat yang mengatakan bahwa jurusan IPA lebih menguntungkan dibanding jurusan IPS, karena kebanyakan jurusan di universitas kompatibel dengan jurusan IPA, sedangkan IPS tidak.

Selasa, 28 September 2010

Majalah Dinding (MADING) - Revisi

Majalah dinding atau yang lebih dikenal sebagai "mading" sebenarnya adalah salah satu media komunikasi yang apabila fungsinya dimaksimalkan akan memberikan banyak informasi kepada pembacanya.
Disebut majalah dinding karena di dalam mading terdapat informasi-informasi yang prinsip dasarnya seperti halnya didalam "majalah". Dan "dinding" karena biasanya pada penyajiannya mading dipampang pada dinding.

Langkah-Langkah membuat MADING

1. Menentukan tema

  • Tema MADING dapat diambil dari berita aktual di televisi, radio, koran, atau dari majalah cetak.Tema MADING juga bisa diangkat dari kegiatan atau perayaan besar di sekolah, misalnya: Ulang Tahun Sekolah, Perayaan NATAL, PASKAH, dll. Atau tema-tema yang berhubungan dengan “mata pelajaran di kelas”
2. Menentukan tulisan atau laporan utama yang akan dimuat, dan sekaligus menentukan penulisnya.

3. Menentukan penulis untuk sastra (puisi, cerpen, humor, dll.). Penulis sastra tidak harus anggota redaksi.

4. Ilustrator menyiapkan atau membuat gambar-gambar sesuai tema.

5. Tim Artistik merancang format MADING

(kutipan dari Jusnalistik Anak's Blog)

Isi mading bisa bermacam-macam, misalnya
a. Berita-berita dan info yang menarik perhatian pembaca
b. Hasil karya siswa, termasuk bakat desain dan kepenulisan juga Kliping dari media massa.
dll.

Manfaat majalah dinding banyak sekali, diantaranya
1. Media/sarana berkomunikasi
  • Fungsi utama mading adalah sebagai media/sarana komunikasi. dengan mading, pembuat mading bisa memberikan banyak informasi-informasi mengenai segala hal. dan tentu saja keuntungan bagi pembaca yaitu mendapatkan informasi-informasi dan ilmu-ilmu yang ada pada mading.
2. Wadah kreatifitas
  • Dalam pembuatan majalah dinding diperlukan adanya suatu kreatifitas, agar mading tersebut terlihat menarik dan membuat pembaca semakin tertarik untuk membacanya, oleh karena itu mading juga bisa menjadi sebuah wadah yang menampung segala bantuk kreatifitas menulis dll.
3. Menanamkan Kebiasaan Membaca
  • Karena mading biasanya dibuat semenarik mungkin, ini akan membuat pembaca mading lebih tertarik dan kebiasaaam membaca pun akan sedikit demi sedikit muncul.
4. Mengisi waktu luang
5. mendorong latihan menulis

Contoh-contoh majalah dinding

 
MAJALAH DINDING "MADING"
Majalah dinding atau yang lebih dikenal sebagai "mading" sebenarnya adalah salah satu media komunikasi yang apabila fungsinya dimaksimalkan akan memberikan banyak informasi kepada pembacanya.
Disebut majalah dinding karena di dalam mading terdapat informasi-informasi yang prinsip dasarnya seperti halnya didalam "majalah". Dan "dinding" karena biasanya pada penyajiannya mading dipampang pada dinding.

Langkah-Langkah membuat MADING

1. Menentukan tema
  • Tema MADING dapat diambil dari berita aktual di televisi, radio, koran, atau dari majalah cetak.Tema MADING juga bisa diangkat dari kegiatan atau perayaan besar di sekolah, misalnya: Ulang Tahun Sekolah, Perayaan NATAL, PASKAH, dll. Atau tema-tema yang berhubungan dengan “mata pelajaran di kelas”
2. Menentukan tulisan atau laporan utama yang akan dimuat, dan sekaligus menentukan penulisnya.

3. Menentukan penulis untuk sastra (puisi, cerpen, humor, dll.). Penulis sastra tidak harus anggota redaksi.

4. Ilustrator menyiapkan atau membuat gambar-gambar sesuai tema.

5. Tim Artistik merancang format MADING

(kutipan dari Jusnalistik Anak's Blog)

Isi mading bisa bermacam-macam, misalnya
a. Berita-berita dan info yang menarik perhatian pembaca
b. Hasil karya siswa, termasuk bakat desain dan kepenulisan juga Kliping dari media massa.
dll.

Manfaat majalah dinding banyak sekali, diantaranya
1. Media/sarana berkomunikasi
2. Wadah kreatifitas
3. Menanamkan Kebiasaan Membaca
4. Mengisi waktu luang
5. mendorong latihan menulis